Acara pelengkap

Peristiwa komplementer, juga disebut peristiwa lawan, terdiri dari kebalikan dari hasil peristiwa lain.

Artinya, jika diberikan kejadian A, maka kejadian komplementer A akan menjadi kejadian yang terdiri dari segala sesuatu yang bukan A. Kejadian komplementer dapat berupa kejadian sederhana atau majemuk. Tentu saja, ini biasanya merupakan peristiwa majemuk.

Konsep komplementer suatu peristiwa merupakan konsep pengantar dan esensial dalam teori probabilitas.

Simbol acara pelengkap

Salah satu aspek terpenting dalam statistika adalah notasi. Notasi adalah bahasa yang digunakan untuk merepresentasikan konsep dengan cara yang sederhana. Semua ini, tanpa perlu menulis konsep dengan kata-kata sepanjang waktu. Hal ini juga dapat ditunjuk sebagai ‘pelengkap’.

Acara pelengkap biasanya dilambangkan dengan huruf acara dan bar di atas. Misalnya, komplemen dari A adalah:

Komplementer dari A =

Properti acara pelengkap

Sifat-sifat peristiwa sebaliknya meliputi:

  • Pelengkap dari adalah : Komplemen ruang sampel (Ω) adalah himpunan kosong. Kita juga dapat mengatakan bahwa kebalikan dari peristiwa tertentu adalah peristiwa yang mustahil. Artinya, secara teoritis, segala sesuatu yang bukan ruang sampel tidak mungkin terjadi.
  • Sebuah adalah : Gabungan suatu kejadian dan komplemennya adalah ruang sampel. Lihat persatuan acara
  • Sebuah adalah : Perpotongan suatu kejadian dan komplemennya adalah kejadian mustahil atau himpunan kosong. Karena suatu peristiwa dan kebalikannya tidak memiliki elemen yang sama.
  • P (Ā) = 1 – P (A): Peluang terjadinya komplemen adalah 1 dikurangi peluang terjadinya A.

Contoh acara tambahan

Misalkan kita mempunyai 4 bola bernomor 1 sampai 4. Artinya, ada bola bernomor 1, ada bola bernomor 2, ada bola bernomor 3 dan ada bola bernomor 4. guci buram. Maksudku, kita tidak melihat apa-apa. Kejadian A muncul angka 1 atau 4. Berapakah komplemen dari A?

A = {1,4}

Komplemen dari A adalah segala sesuatu yang bukan A, yaitu:

= {2,3}

Sekarang misalkan, di bawah contoh yang sama, kejadian A adalah 4. Apa yang akan menjadi komplemennya?

A = {4}

= {1,2,3}

Dalam kasus sebelumnya, kita telah dapat melihat kedua kasus peristiwa majemuk
{1,4} seperti dalam kasus kejadian sederhana {4}.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *