Apa perbedaan virus dan bakteri ?​

SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇

Apa perbedaan virus dan bakteri ?​

INI JAWABAN TERBAIK 👇

Virus: agen infeksius kecil yang berkembang biak di dalam sel inang hidup. Ketika terinfeksi, sel inang dipaksa untuk dengan cepat menghasilkan ribuan salinan identik dari virus asli.

bakteri: kelompok organisme yang tidak memiliki inti sel. Organisme ini termasuk dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil (mikroskopis), serta memiliki peran penting dalam kehidupan di bumi.

Perbedaan virus dan bakteri adalah bakteri dilindungi oleh dinding sel, sedangkan virus berbentuk kapsid. Bakteri memiliki asam nukleat DNA dan RNA sedangkan virus hanya memiliki DNA atau RNA. Bakteri memiliki organel, sedangkan virus tidak. Bakteri adalah parasit fakultatif sedangkan virus adalah parasit obligat. Bakteri berkembang biak dengan membelah diri, sedangkan virus bereplikasi di inang hidup.

Diskusi

Virus adalah parasit mikroskopis yang mampu menginfeksi sel-sel organisme hidup. Virus umumnya memiliki beberapa asam nukleat yaitu DNA atau RNA (tetapi bukan kombinasi keduanya). Asam nukleat dibungkus dengan bahan yang mampu melindungi bagian virus yang terdiri dari glikoprotein, protein dan lipid (bisa juga kombinasi ketiganya).

Pelajari lebih lanjut tentang struktur organisasi virus di: .

Struktur virus itu sendiri terdiri dari kepala, kapsid, isi tubuh, dan ekor. Di kepala, itu terdiri dari asam nukleat (DNA atau RNA). Kapsid adalah cangkang protein.

Fungsi kapsid adalah untuk membentuk virus sekaligus melindunginya dari kondisi lingkungan yang dapat merusaknya. Isi tubuh virus, yang disebut virion, terdiri dari inti asam yang merupakan bahan generik yang berisi kode yang menyampaikan sifat virus. Ekor virus adalah alat yang digunakan untuk menempel pada makhluk hidup (inang).

Virus dapat diidentifikasi melalui hal-hal berikut:

Virus sangat kecil (mikroskopis) dan berukuran antara 20 dan 300 milimikron.

Virus tidak memiliki sel (asesular) atau tidak tersusun atas sel.

Kebanyakan virus dalam bentuk kristal.

Virus berbentuk oval, silindris, kompleks atau polihedral.

Virus terdiri dari asam nukleat tunggal.

Virus tidak dapat membelah dan bergerak bebas.

Virus dapat hidup di semua sel hidup dalam bentuk apa pun.

Kebanyakan jenis virus bersifat merugikan (parasit), virus yang menyerang tanaman juga menyebabkan kerusakan atau kematian pada tanaman. Misalnya pada daun tembakau yang terserang Tobacco Mozaic Virus (TMV). Selain itu, virus ini juga dapat menginfeksi hewan, misalnya cacar sapi yang disebabkan oleh virus Vicinia.

Namun peran virus tidak hanya merugikan. Karena virus yang dilemahkan dapat dimanfaatkan di bidang kesehatan antara lain untuk membuat antitoksin, melemahkan bakteri, memproduksi vaksin dan menyerang patogen.

Pelajari lebih lanjut tentang virus DNA dan virus RNA di: .

Virus hanya dapat berkembang biak di dalam makhluk hidup dengan menyerang dan menggunakan sel-sel makhluk hidup tersebut. Itu karena virus tidak memiliki peralatan seluler untuk memperbanyak diri. Oleh karena itu, virus dikenal sebagai parasit obligat karena sifat virusnya.

Virus bukanlah benda hidup maupun benda mati. Hal ini karena tidak semua ciri makhluk hidup adalah milik virus. Dikenal sebagai makhluk hidup, virus memiliki RNA/DNA sehingga dapat berkembang biak (walaupun harus menggunakan inang). Namun disebut benda mati karena belum diketahui apakah virus tersebut membutuhkan makanan atau tidak. Karena virus dapat disebut makhluk hidup, mereka dapat bereproduksi atau bereplikasi.

Ciri-ciri umum bakteri adalah sebagai berikut:

1. Tubuhnya uniseluler atau uniseluler.

2. Tidak memiliki klorofil, meskipun demikian ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti klorofil sehingga mampu berfotosintesis dan hidup autotrof.

3. Reproduksi dengan divisi atau biner (dengan divisi Amitosis).

4. Habitat bakteri hidup di tanah, air, udara, dan makhluk hidup.

5. Ukuran bakteri adalah mikroskopis dengan ukuran satu mikron.

Bakteri dibedakan menjadi dua menurut ada tidaknya peptidoglikan, yaitu:

Sebuah. Archaebacteria

Archaebacteria tidak memiliki peptidoglikan di dinding selnya. Organisme ini dapat hidup di lingkungan yang ekstrim.

B. Eubacteria

Eubacteria memiliki peptidoglikan di dinding selnya. Eubacteria dikelompokkan menjadi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif.

Pelajari lebih lanjut tentang monera di: .

KERETA BAWAH TANAHkekeF Jsayakke kAndaRkeUtaragram JAkuAkukeS, TAkuRsayakereta bawah tanahke kkeSsayaH DkeUtara SAkuAkukekereta bawah tanahkeAnda B.AkuAkukeJkeR :)

Beri saya suka jika itu membantu Anda 🙂

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *