Cara membedakan kura kura brazil jantan dan betina​

SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇

Cara membedakan kura kura brazil jantan dan betina​

INI JAWABAN TERBAIK 👇

Menjawab:

Ada 4 perbedaan bagian tubuh kura-kura jantan dan betina. Keempat ekstremitas tersebut adalah: -1. Kuku kura-kura = Perbedaan pertama ada pada kukunya. Kuku kura-kura brazil jantan lebih panjang, sedangkan betinanya pendek.

Kuku kura-kura jantan lebih tajam dari pada betina.

-2. Saluran pembuangan kura-kura jantan dan betina berbeda = Ini cara paling mudah membedakan keduanya, apa itu saluran air? Kloaka adalah tabung yang terbuka di ekor kura-kura. Nah, cara membedakannya adalah jika kloaka bentuknya memanjang berarti jantan, tetapi sebaliknya jika bulat berarti betina.

3. Bagian ° Plastron ° Penyu = Cara lain untuk membedakan penyu jantan dan betina juga bisa dilihat pada plastron. Plastron ini merupakan bagian bawah cangkang penyu. Bentuk “plastron” kura-kura brazil jantan lebih cekung, sedangkan betina lebih bulat. Namun Anda harus berhati-hati saat memegangnya karena sangat sensitif saat bagian plastron menyentuhnya.

~~~ SEKARANG INI CARA MEMBUATNYA BERBEDA ~~

JANGAN LUPA MEMBERIKAN JAWABAN TERBAIK

#CINTA SATWA

#$@PERGILAH Hewan

#Yuck MENCOBA

Menjawab:

Bagaimana cara membedakan kura-kura brazil jantan dan betina?

1. Lihatlah cangkang kura-kura.

2. Periksa plastron penyu. Plastron adalah bagian bawah cangkang yang menutupi perut penyu. Untuk memeriksa plastron, angkat kura-kura Anda dengan hati-hati. Kura-kura tidak suka digendong atau digendong, dan mereka mungkin mencoba menggigit, jadi pegang kura-kura di ujung ekornya agar tidak bisa menjangkau dan menggigit tangan Anda. Kemudian balikkan kura-kura dengan hati-hati agar Anda dapat melihat bagian bawahnya. Plastron penyu jantan cekung ke dalam, sedangkan plastron penyu betina berbentuk pipih.

3. Periksa “takik” di ekor kura-kura. Kura-kura jantan memiliki bentuk ‘V’ kecil, atau “takik” di bagian belakang cangkangnya. Takik berfungsi sebagai tempat meletakkan ekor penyu saat proses kawin. Jika ekornya tidak ditahan di “takik”, ekornya akan mendatar di bagian bawah cangkang.

saya harap ini membantu

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *