Garis potong

Sebuah garis adalah garis potong terhadap yang lain ketika keduanya berbagi titik yang sama. Artinya, dua garis dipotong ketika mereka bersilangan atau berpotongan.

Garis potong adalah kebalikan dari garis sejajar, yaitu garis yang tidak berpotongan di sembarang titik.

Kita harus ingat bahwa sebuah garis dalam barisan titik-titik tak berhingga yang hanya menuju satu arah, tanpa menghadirkan kurva.

Perlu juga disebutkan bahwa jenis garis yang berpotongan adalah garis yang saling tegak lurus, yaitu garis yang bila bersilangan membentuk empat sudut yang sama besar yaitu siku-siku (berukuran 90º), seperti pada gambar di bawah.

Jenis lain dari garis berpotongan adalah yang disebut miring, yang membentuk sudut yang sama, dua per dua. Dengan demikian, dua sudut lancip (kurang dari 90º) dan dua sudut miring yang identik (lebih besar dari 90º) terbentuk. Setiap sudut sama dengan sudut sudut yang berlawanan (lihat gambar di bawah).

Garis potong lingkaran

Sebuah garis dipotong oleh suatu keliling ketika memotongnya di dua titiknya. Pada contoh di bawah, itu akan menjadi garis yang memotong gambar di titik B dan C. Juga, kita memiliki apa yang disebut garis singgung, yaitu garis yang memotong keliling hanya pada satu titik, yang akan menjadi garis yang hanya melalui titik D.

Kita dapat melihat bahwa, dengan mengambil informasi titik-titik perpotongan keliling, persamaan garis potong dapat dihitung.

Perhatikan bahwa persamaan akan memiliki bentuk y = mx + b. Pertama, kita dapat menemukan, dengan mengacu pada gambar di atas, variabel b. Ini adalah titik potong pada sumbu vertikal, yaitu -1.

Juga, m adalah kemiringan. Untuk menemukannya, kita harus memperhitungkan bahwa titik A adalah (-6,3) dan titik B adalah (0, -1). Jadi, kita akan membagi variasi pada sumbu vertikal dengan variasi antara sumbu horizontal ketika kita berpindah dari satu titik ke titik lainnya. Jika kita pergi dari titik A ke titik B, pada sumbu vertikal, ia bergerak dari 3 ke -1 (bervariasi -4), dan pada sumbu horizontal, ia pergi dari -6 ke 0, meningkat 6. Oleh karena itu, m itu adalah -0,7, seperti yang kita lihat dalam resolusi di bawah ini.

m = (-1-3) / (0 – (- 6)) = -4/6 = -0,7

Maka persamaannya adalah y = -0,7x – 1

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *