Jelaskan perbedaan Blitz dengan Flash​

SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇

Jelaskan perbedaan Blitz dengan Flash​

INI JAWABAN TERBAIK 👇

Menjawab:

Ini adalah flash khas yang digunakan oleh fotografer. Keuntungan paling menonjol dari alat ini adalah sangat portabel. Ukurannya yang kecil dan komunikasi yang mudah dengan kamera membuat flash / Speedlight wajib dimiliki oleh para pecinta fotografi.

Jenis flashnya juga ada 2, ada flash yang ada di dalam dan di luar kamera. Lampu kilat kamera adalah lampu kilat internal, juga dikenal sebagai lampu kilat bawaan kamera itu sendiri. Dan flash kamera adalah flash terpisah, seperti pada contoh gambar di sebelah kanan.

Lampu kilat / lampu kilat terus menerus

Lampu flash / flash continue hampir sama dengan flash / flash speedlight, namun bedanya flash / flash terus menyala, lampunya terus menyala, tidak seperti flash / flash speedlight yang hanya menyala saat tombol shutter.

Continuous flash/lampu flash lebih mudah digunakan sebagai lampu saat merekam video dengan kamera DSLR atau kamera foto lainnya. Ada berbagai ukuran, ada yang kecil dan ada yang besar. Tapi memotret dengan flash / continuous flash dengan cahaya juga menyenangkan, karena kita bisa langsung melihat “jatuhnya” cahaya pada subjek, jadi tidak perlu menebak di mana harus meletakkan flash / flash untuk menentukan jatuhnya cahaya pada objek. subjek. subjek. subjek.

Lampu kilat / studio dengan lampu kilat

Lampu flash/flash studio merupakan lampu flash/flash dengan ukuran terbesar dari dua kategori di atas. Lampu flash/flash studio umumnya tidak portable, karena ukurannya yang besar dan juga sumber listriknya sangat bergantung pada daya listrik, sehingga tidak ada lampu flash/flash studio yang dapat menyala sendiri dengan baterai.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam flash/flash:

1. GN

GN singkatan dari Guide Number, GN adalah nomor panduan untuk kemampuan flash/flash untuk menerangi subjek yang sedang difoto…secara sederhana, Guide Number adalah kisaran ideal dari flash light…dengan demikian Setiap flash/flash level daya memiliki jangkauan yang terbatas, artinya terlalu dekat dengan flash/flash pada level intensitas tertentu akan menyebabkan overexposure. Juga, bila terlalu jauh dari flash/flash akan terjadi underexposure. Ini adalah hal yang paling penting untuk dipertimbangkan saat membeli flash / flash

2. Fungsi TTL

TTL adalah singkatan dari Through-the-Lens, fungsi ini memungkinkan flash/flash menentukan tingkat kecerahan secara otomatis dengan memperhitungkan jarak antara lensa dengan subjek yang akan difoto, sehingga cahaya yang “dilempar” oleh flash/flash tidak menyebabkan overexposure.

3. Fungsi HSS

HSS adalah singkatan dari High Speed ​​Sync, ini adalah fitur kemampuan flash/flash yang secara otomatis menentukan tingkat kecerahan dengan memperhitungkan shutter speed yang digunakan saat mengambil foto.

Namun, fungsi TTL atau HSS tidak selalu dimiliki oleh semua blitz, terutama dalam cahaya kontinu. Kedua fitur ini tidak wajib ketika mempertimbangkan untuk membeli flash, karena TTL atau HSS otomatis hanya memudahkan pengoperasian. Kecuali kalau punya uang lebih :p..hehehehe…boleh aja beli flash/flashdisk yang punya fungsi TTL dan HSS

TTL atau HSS sebenarnya bisa dilakukan secara manual. Secara bertahap, kemampuan mengukur TTL dan HSS secara manual akan dilatih, seiring dengan seringnya penggunaan manual flash/pengaturan flash

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *