Jumlah kuadrat residu (SCE)

Jumlah kuadrat dari residual (SCE) adalah bagian dari variabilitas variabel dependen yang tidak dapat kami jelaskan dengan model. Ini adalah bagian yang set variabel independen kami tidak dapat menjelaskan variabel dependen.

Dengan kata yang lebih sederhana, jumlah kuadrat dari residual (SCE) direpresentasikan dengan angka yang tidak dapat dijelaskan oleh model. Ini digunakan seperti yang akan kami kutip nanti untuk menghitung koefisien determinasi atau tabel ANOVA.

Ini juga dikenal sebagai jumlah sisa kuadrat. Ini persis sama, dengan kata lain.

Rumus untuk jumlah kuadrat dari residu

Rumus perhitungannya adalah sebagai berikut:

yi = Nilai yang diamati dari variabel terikat

= Nilai yang diperkirakan oleh model

Seperti yang ditunjukkan oleh rumus, ini dihitung sebagai jumlah kuadrat dari perbedaan antara nilai yang diamati dari variabel dependen (nilai yang dikumpulkan dari kenyataan) dan nilai yang diperkirakan oleh model (nilai yang dihitung oleh model). Untuk mengetahui bagaimana melakukan perhitungan ini, penting untuk mengetahui operator penjumlahan.

Jumlah kuadrat residu (SCE) secara mendalam

Ketika suatu model ekonometrika dibangun, dimaksudkan untuk menjelaskan perubahan suatu variabel terikat atau variabel yang dijelaskan dengan sekumpulan variabel bebas. Perubahan total pada variabel terikat dapat diuraikan menjadi dua bagian:

  • Bagian yang menjelaskan variabel bebas
  • Bagian yang tidak dapat dijelaskan oleh variabel bebas atau penjelas

Oleh karena itu, jumlah residual kuadrat adalah bagian yang tidak dapat dijelaskan oleh variabel independen tentang variabilitas variabel dependen.

Jumlah sisa kuadrat, jumlah total kuadrat, dan jumlah total kuadrat membentuk apa yang dikenal sebagai model ANOVA. Melalui model ini, variabilitas variabel bebas dapat diuraikan sebagian yang dijelaskan dan tidak dijelaskan olehnya. Dengan cara ini, analisis yang lebih mendalam tentang variabilitas ini dapat dilakukan dan kekuatan prediksi model dapat diuji.

Dengannya, jumlah residu kuadrat dapat dinyatakan sebagai berikut:

SCE = STC – SCR

SCE = Jumlah sisa kuadrat

STC = Jumlah total kuadrat

SCR = Jumlah kuadrat regresi

Artinya, jumlah sisa kuadrat sama dengan jumlah total kuadrat dikurangi jumlah kuadrat dari regresi.

Untuk apa jumlah kuadrat dari residual (SCE)?

Jumlah kuadrat dari residu digunakan baik dalam statistik maupun ekonometrik untuk perhitungan yang berbeda. Berikut beberapa contohnya:

  • Perhitungan koefisien determinasi atau R kuadrat: Koefisien determinasi adalah persentase variasi total variabel dependen yang dijelaskan oleh variabel independen (s). Editor merekomendasikan:
    • Lihat koefisien determinasi atau R kuadrat
    • Lihat Koefisien Determinasi yang Disesuaikan atau R-kuadrat yang Disesuaikan
  • Perhitungan statistik F: Bagian penyebut dari statistik F adalah jumlah kuadrat regresi dibagi dengan jumlah total koefisien yang digunakan dalam regresi.
    • Lihat statistik F
  • Dalam tabel ANOVA: Tabel ANOVA digunakan untuk menganalisis kekuatan penjelas dari suatu regresi. Tabel ANOVA digunakan untuk menguraikan variabilitas model menjadi bagian yang dijelaskan olehnya (SCR) dan bagian yang tidak dijelaskan (SCE). ANOVA adalah akronim dari bahasa Inggris yang berarti “analisis varians” yang dalam bahasa Spanyol akan menjadi sesuatu seperti “analisis varians”.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *