Kecenderungan

Tren, dalam ilmu ekonomi, adalah pola pergerakan yang diikuti oleh serangkaian pengamatan deret waktu pada saat tertentu dalam waktu.

Tren, dilihat dengan cara lain, adalah arah yang diikuti oleh serangkaian elemen. Ini, dengan mempertimbangkan bahwa data suatu deret biasanya berfluktuasi dalam suatu interval. Artinya, mereka dijaga antara maksimum dan minimum, menggambar zig-zag dalam representasi grafis.

Konsep tren sangat penting dalam analisis teknis. Ini adalah jenis analisis pasar saham yang mempelajari pergerakan pasar keuangan (misalnya, saham perusahaan) melalui indikator dan grafik.

Namun, tren tersebut tidak hanya terjadi di pasar keuangan, tetapi juga pada variabel ekonomi lainnya seperti produk domestik bruto (PDB) atau tingkat pengangguran.

Perlu disebutkan bahwa, dalam pengertian umum, kecenderungan mengacu pada kecenderungan yang dimiliki seseorang sehubungan dengan hal tertentu. Misalnya, kecenderungan menonton film action ketimbang film romantis.

Demikian pula, tren juga dapat didefinisikan sebagai ideologi, politik atau agama. Misalnya, suatu pemerintahan dapat dikatakan memiliki kecenderungan otoriter jika mulai mengancam untuk menyensor media.

Jenis tren

Jenis tren, kembali ke deret waktu dalam ilmu ekonomi, dapat diklasifikasikan dalam dua cara. Pertama, menurut arah yang diikuti, dapat berupa:

  • Bullish: Ketika nilai minimum dan maksimum yang didaftarkan oleh variabel meningkat seiring waktu.
  • Pemain bass: Ketika rentang nilai di mana variabel berada menurun pada periode berikutnya.
  • Samping: Ketika variabel tetap dalam kisaran nilai yang sama sepanjang periode analisis.

Demikian juga, jika kita memperhitungkan cakrawala analisis, kita memiliki tiga jenis tren ini:

  • Jangka pendek: Ketika tren terdaftar dalam waktu singkat. Bisa berminggu-minggu atau bahkan berhari-hari.
  • Jangka menengah: Kami biasanya bermaksud bahwa periode analisis adalah antara beberapa bulan dan beberapa tahun, tetapi tidak terlalu pendek untuk dianggap jangka pendek. Mereka bisa, misalnya, enam atau delapan bulan.
  • Jangka panjang: Biasanya, ketika tren diamati untuk jangka waktu lebih dari tiga tahun.

Harus kita tekankan bahwa parameter jangka pendek, menengah dan panjang akan tergantung pada pasar yang kita pelajari.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *