Menindaklanjuti sebuah proyek

Pemantauan proyek mengacu pada kinerja serangkaian tindakan dengan tujuan memverifikasi evolusi yang benar dari pelaksanaannya.

Oleh karena itu, pemantauan suatu proyek, dan setelah direncanakan, dimulai dengan pelaksanaan proyek.

Tahap tindak lanjut terdiri dari memeriksa apakah fase yang berbeda dari proyek sedang dilaksanakan, dalam waktu dan bentuk masing-masing. Untuk melakukan ini, digunakan serangkaian parameter dan variabel yang memungkinkan kita untuk mengetahui apakah ada penyimpangan dari rencana awal atau tidak.

Pentingnya pemantauan proyek

Tahap ini penting untuk menetapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk memecahkan masalah yang dirasakan dalam pelaksanaan. Kita tidak dapat memulai sesuatu jika kita tidak memiliki roadmap sebelumnya, serta prosedur untuk memverifikasi bahwa proyek berjalan dengan benar. Untuk itu, harus ada tindak lanjut yang jelas, ringkas, dan terperinci, dengan segala yang diperlukan untuk dapat mengambil keputusan.

Selanjutnya, seperti yang akan kita lihat di bagian berikutnya, penting untuk menetapkan dengan jelas bagaimana pemantauan ini akan dilakukan. Adalah penting bahwa setiap orang mengetahui apa yang diharapkan dari mereka dan tindakan apa yang harus mereka lakukan jika ada kemungkinan yang tidak terduga.

Fase pemantauan proyek

Sekarang mari kita lihat secara rinci fase mana yang paling penting dalam pemantauan sebuah proyek, serta persyaratan utamanya.

  • Untuk ukuran: Pertama, Anda harus mengukur. Pengukuran diperlukan ketika kita ingin mengontrol sesuatu. Kita harus tahu seberapa jauh kita bisa melangkah atau apa batasannya untuk mempertimbangkan keberhasilan atau kegagalan. Oleh karena itu, perlu untuk menaikkan parameter dan variabel, serta prosedur yang digunakan untuk menganalisisnya.
  • Pertemuan dan analisis: Selanjutnya, Anda harus bertemu dan menganalisis penyimpangan. Rapat harus singkat, akurat, dan langsung. Masalah tersebut harus didiskusikan dengan indikator yang ada dan dengan salinan untuk setiap peserta. Dari pertemuan itu harus disimpulkan dengan jelas apa masalahnya, serta penyebab dan konsekuensinya.
  • Cari solusi: Pada langkah berikutnya, Anda harus memutuskan jalur mana yang harus diikuti untuk mengatasi penyimpangan ini. Untuk fase ini yang terbaik adalah setiap orang bekerja di wilayah mereka dan dengan kelompok mereka sendiri atau secara individu. Dalam pertemuan berikutnya, solusi ini akan dipertimbangkan untuk memilih yang paling tepat.
  • ukur ulang: Akhirnya, Anda harus mengukur lagi. Setelah koreksi dilakukan, analisis harus digunakan lagi untuk melihat apakah mereka berhasil. Jika kami telah berhasil, proyek berlanjut; jika tidak, akan perlu untuk memulai dari awal.

Contoh pemantauan proyek

Selanjutnya, kita akan melihat contoh untuk menyelesaikan.

Mari kita bayangkan sebuah perusahaan yang memproduksi sepatu. Perusahaan ini memproduksi sepatu dan mendistribusikannya di antara berbagai toko multi-merek.

Mari kita lihat seperti apa prosesnya.

Dalam ilustrasi ini, kita dapat melihat bagaimana pemantauan suatu proyek akan dilakukan. Pertama, menetapkan parameter dan variabel pengukuran. Misalnya, jumlah sepatu yang diproduksi atau jumlah sepatu yang terjual. Selanjutnya, Anda harus memeriksa jenis sepatu apa yang paling cocok. Di sisi lain, perlu memperhitungkan tren baru yang memancing minat pembeli. Terakhir, Anda harus memeriksa kembali dan mengambil tindakan korektif jika perlu.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *