Produksi berlebih

Overproduction atau kelebihan produksi adalah keadaan dimana penawaran pasar melebihi permintaan. Artinya, stok untuk dijual lebih besar dari jumlah yang bersedia dibeli konsumen. Semua ini, dengan harga tertentu.

Secara sederhana, dalam skenario produksi berlebih, jumlah yang dibutuhkan konsumen lebih sedikit daripada yang ditawarkan oleh penjual.

Istilah kelebihan produksi dapat digunakan sebagai sinonim untuk kelebihan pasokan. Namun, kita dapat memahami bahwa yang kedua adalah konsekuensi dari yang pertama. Dengan kata lain, kelebihan produksi menghasilkan kelebihan pasokan.

Demikian juga, bahkan jika sudah ada kelebihan pasokan di pasar, mungkin akan ada kelebihan produksi, yang menurut hukum penawaran dan permintaan, akan mendorong harga turun.

Karakteristik produksi berlebih

Ciri-ciri utama kelebihan produksi adalah sebagai berikut:

  • Perekonomian tidak mencapai titik efisiensi terbesar, yaitu ketika produsen dapat menjual semua barang dagangannya.
  • Ini adalah kebalikan dari kelebihan permintaan.
  • Pembeli dan penjual tidak mencapai keuntungan setinggi mungkin.
  • Dalam persaingan sempurna tidak ada kelebihan produksi karena pasar mencapai keseimbangan dengan sendirinya. Artinya, jika kuantitas yang ditawarkan lebih besar dari permintaan publik, produsen akan menurunkan harga untuk dapat menempatkan seluruh stok mereka.
  • Salah satu penyebab kelebihan produksi adalah bahwa Pemerintah menetapkan dengan undang-undang berapa harga (tetap atau minimum) suatu produk dan tingkat ini, pada gilirannya, lebih tinggi daripada harga keseimbangan pasar.
  • Overproduksi dapat disebabkan oleh peristiwa acak. Misalnya, jika ada fenomena alam yang membuat jalan macet dan hasil panen Juan tidak bisa sampai ke pasar tujuan. Para petani kemudian akan mendapatkan surplus yang harus mereka jual dengan harga yang sangat rendah.
  • Kerugian dicatat dalam surplus konsumen dan produsen.

Contoh kelebihan produksi

Salah satu contoh kelebihan produksi adalah salah satu indikasi bahwa Cina memiliki baja pada 2016. Hal ini karena produksi lebih dari 822 juta ton diharapkan tahun itu, tetapi permintaan hanya akan mencapai 672 juta ton, menurut laporan jaringan berita BBC.

Ini akan menyiratkan tren penurunan harga baja dan produk yang menggunakannya sebagai input, seperti bahan konstruksi dan mobil. Namun, tarif untuk barang-barang ini juga tergantung pada faktor-faktor lain.

Surplus produsen

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *