Segmentasi geografis

Segmentasi geografis digunakan untuk membagi pasar menjadi segmen-segmen menurut letak geografisnya. Kelompokkan ke dalam wilayah, negara, negara bagian, kotamadya, kota, dan lingkungan.

Di atas segalanya, tujuan segmentasi geografis adalah untuk menyesuaikan dan mendistribusikan barang dan jasa kepada konsumen yang berlokasi di area spesifik tertentu. Mengambil variabel penting sebagai referensi seperti zona atau wilayah, ukuran pasar dan iklim yang berlaku di setiap lokasi.

Memang, jenis segmentasi ini bisa sangat berguna bagi perusahaan ketika lokasi geografis menciptakan perbedaan yang signifikan. Penduduk suatu daerah dapat menghadirkan keragaman budaya. Hal ini memaksa perusahaan untuk menerapkan strategi yang berbeda di setiap wilayah.

Secara umum, cara orang membeli, jenis produk yang mereka minta, dan frekuensi pembelian memiliki hubungan langsung dengan wilayah tempat ia berada. Dengan kata lain, setiap daerah memiliki bahasa, seperangkat adat istiadat, rangkaian idiom dan aspek fisik yang berbeda. Semua aspek ini terkait dengan lokasi orang dan perilaku mereka di pasar.

Jenis penargetan geografis

Jenis penargetan geografis yang dapat digunakan adalah:

1. Segmentasi berdasarkan wilayah atau zona

Tentu saja, jenis segmentasi ini dapat didasarkan pada pengelompokan segmennya dengan mempertimbangkan wilayah yang mapan secara politik. Mereka juga dapat menggunakan wilayah geografis menggunakan jenis kriteria lain.

Tentunya suatu perusahaan dapat memutuskan untuk memasarkan produknya di wilayah atau wilayah tertentu suatu negara, dalam hal ini harus melakukan bauran pemasaran yang berbeda untuk setiap wilayah. Perusahaan harus mempertimbangkan bahwa penduduk setiap wilayah memiliki seperangkat nilai, sikap, dan preferensi yang sama. Mereka juga berada di daerah yang memiliki kondisi iklim yang berbeda dan adat kebiasaan sosial yang berbeda.

2. Segmentasi berdasarkan ukuran pasar

Di sisi lain, segmentasi berdasarkan ukuran pasar membagi segmen dengan mempertimbangkan kepadatan pasar. Perusahaan memutuskan untuk melayani segmen tertentu tergantung pada sejumlah konsumen tertentu.

Menurut kepadatannya, mereka dapat diklasifikasikan menjadi:

Zona perkotaan

Di tempat pertama, itu diambil sebagai daerah perkotaan ketika kelompok populasi lebih dari 2.000 jiwa. Ini sesuai dengan kota-kota besar di mana model pembangunan sektor industri dan jasa berlaku.

Daerah pinggiran kota

Kedua, wilayah pinggiran kota adalah wilayah yang berdekatan dan umumnya bergantung pada kota-kota besar. Mereka adalah semua wilayah yang tersisa di pinggiran kota di mana terdapat kondisi lingkungan yang lebih menguntungkan daripada di kota. Udara lebih sehat dan lanskap lebih hijau.

zona pedesaan

Ketiga, daerah pedesaan terletak jauh dari kota-kota besar. Orang-orang tinggal di ladang yang luas yang kegiatan utamanya berasal dari sektor primer sebagai pertanian dan peternakan terutama. Mereka umumnya memasok kota-kota dengan makanan dan bahan mentah. Selain itu, jumlah penduduknya kurang lebih 2.500 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya sangat rendah.

3. Segmentasi berdasarkan iklim

Tentunya, kondisi cuaca dapat menghasilkan pola umum bagi orang-orang yang berada di wilayah geografis tertentu. Hal ini menciptakan peluang bisnis bagi perusahaan untuk memasarkan produknya. Misalnya, pakaian musim dingin atau musim panas, tergantung musim atau iklim yang berlaku di suatu wilayah.

Secara alami, cuaca merupakan kriteria yang baik untuk melakukan segmentasi karena dapat mempengaruhi perilaku dan pilihan pembelian masyarakat. Orang membeli produk yang berbeda tergantung pada apakah mereka tinggal di daerah beriklim hangat, sedang atau dingin.

Keuntungan melakukan segmentasi geografis

Keuntungan utama dari segmentasi geografis adalah:

  • Hal ini memungkinkan untuk mengidentifikasi kelompok konsumen yang lebih spesifik dan signifikan.
  • Ini membantu untuk memilih kelompok atau segmen konsumen mana perusahaan harus memfokuskan upaya pemasarannya.
  • Perusahaan dan produk yang ditawarkan ke pasar mencapai posisi yang lebih baik.

Sebagai penutup, dapat kami tegaskan bahwa segmentasi geografis adalah cara yang efektif untuk mengelompokkan konsumen. Dengan jenis segmentasi ini, perusahaan dapat menyesuaikan rencana pemasarannya dengan kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen yang berada di wilayah geografis tertentu.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *