Segmentasi psikografis

Segmentasi psikografis adalah cara mengelompokkan konsumen menurut variabel psikologis dan demografis.

Pemasaran menggunakan psikografi untuk membagi pasar. Psikografi adalah ilmu yang menggunakan aspek psikologi dan demografi untuk lebih memahami konsumen. Di antara variabel psikologis yang digunakan, kami menemukan kepribadian, gaya hidup, dan nilai-nilai konsumen.

Untuk bagian mereka, karakteristik demografi adalah sosial, budaya, geografis, politik atau aspek lain yang dimiliki oleh suatu populasi. Oleh karena itu, setiap kelompok penduduk memiliki profil demografi yang berbeda-beda.

Untuk membuat segmentasi psikografis yang baik, perusahaan harus memiliki informasi yang cukup. Semakin banyak informasi yang Anda miliki tentang aspek psikologis dan demografis konsumen, semakin baik proses segmentasinya.

Variabel psikologis

Variabel psikologis utama yang digunakan dalam segmentasi psikografis adalah:

1. Kepribadian

Kepribadian adalah seperangkat karakteristik psikologis yang membuat satu orang berbeda dari yang lain. Karakteristik tersebut membuat setiap orang merespon secara berbeda terhadap lingkungan tempat mereka beroperasi.

Tentu saja, karakteristik kepribadian setiap orang mempengaruhi cara mereka berperilaku. Jika kita contohkan, seorang gadis ekstrovert akan membeli rok mini dan seorang introvert tidak. Karakteristik kepribadian merupakan dasar penting untuk segmentasi pasar, tetapi mereka memiliki keterbatasan tertentu.

Pertama, karena karakteristik ini sulit diukur. Bahkan dalam beberapa kasus mungkin tidak mungkin untuk mengukur karakteristik ini. Artinya, seperti apa tingkat introversi atau ekstroversi yang dimiliki seseorang.

Kedua, sangat sulit menggunakan media untuk menjangkau orang-orang dengan karakteristik tersebut. Jika kita mengirim pesan komunikasi melalui radio, itu masih menjangkau introvert dan ekstrovert.

2. Gaya Hidup

Gaya hidup merepresentasikan pola hidup seseorang. Pola ini diekspresikan melalui pendapat yang dieksternalisasikannya, minat yang diekspresikannya, dan aktivitas yang disukai setiap orang.

Gaya hidup setiap orang mempengaruhi keyakinan yang dimiliki seseorang dalam bidang sosial, politik dan ekonomi. Itulah mengapa sangat menentukan dalam produk dan merek yang orang pilih untuk dibeli.

Gaya hidup setiap orang lebih dari kelas sosial tempat dia berasal atau kepribadian yang dia miliki. Ini adalah cara yang tepat untuk berinteraksi dengan dunia. Misalnya, seseorang dengan gaya hidup olahraga mungkin menyukai sepak bola, meskipun dia miskin atau kaya, rendah, menengah, atau tinggi.

Segmentasi oleh variabel ini memiliki keterbatasan yaitu sulitnya mengukur jumlah penduduk berdasarkan gaya hidup. Juga, jika segmentasinya sangat spesifik, akan sangat mahal bagi perusahaan untuk menargetkan strategi pemasaran mereka ke setiap gaya hidup.

3. Nilai

Nilai adalah prinsip dan kualitas yang memungkinkan seseorang untuk diidentifikasi. Nilai memiliki komponen sosial karena merupakan keyakinan atau prinsip yang dianut oleh suatu kelompok sosial.

Mereka juga menentukan dalam perilaku pembelian konsumen. Jadi mereka juga membantu membagi pasar.

Variabel demografis

Variabel demografi adalah semua data yang berhubungan dengan kependudukan. Data tersebut dapat berupa usia, jenis kelamin, pekerjaan, ras, tingkat pendidikan dan agama orang tersebut.

Semua demografi ini memfasilitasi proses segmentasi pasar. Ini karena mereka memungkinkan kita untuk memahami perilaku konsumen. Namun, hal tersebut tidak cukup untuk menjelaskan perilaku konsumen, sehingga perlu dikaitkan dengan variabel psikologis.

Misalnya, seorang anak muda yang menyukai olahraga ekstrim seperti kanopi. Bukan karena dia menyukai olahraga ini hanya karena dia masih muda, itu juga ada hubungannya dengan gaya hidupnya.

Keuntungan dari segmentasi psikografis

Keuntungan utama melakukan segmentasi psikografis adalah:

  • Ini membantu untuk lebih memahami preferensi dan minat konsumen. Hal ini didasarkan pada tipe kepribadian, gaya hidup, demografi dan nilai-nilai yang mereka miliki.
  • Segmentasi psikografis sangat penting ketika ingin mempersonalisasi produk dan layanan.
  • Ini adalah bentuk segmentasi yang lebih lengkap daripada segmentasi geografis, demografis, dan perilaku. Karena melibatkan lebih banyak variabel dari sudut pandang psikologis dan demografis.
  • Hal ini memungkinkan untuk mengambil produk dan strategi komunikasi pemasaran yang lebih efektif.
  • Membantu menciptakan hubungan yang lebih efektif dan langgeng dengan konsumen.

Akhirnya, kami dapat menegaskan bahwa penggunaan segmentasi psikografis memungkinkan untuk memiliki pengetahuan konsumen yang lebih baik. Dengan pengetahuan ini dimungkinkan untuk menciptakan produk dan strategi komunikasi pemasaran yang lebih efektif. Karena mereka membahas aspek-aspek seperti cara berpikir, perasaan, dan perilaku konsumen. Karena itu mencakup lebih banyak variabel daripada bentuk-bentuk segmentasi lainnya.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *