Sistem biaya

Sistem biaya adalah seperangkat metode atau prosedur formal, teknis dan administratif yang diterapkan perusahaan untuk mengendalikan biaya. Ini, dalam proses organisasi yang berbeda, yaitu, di setiap area atau departemen.

Artinya, sistem biaya adalah semua teknik yang digunakan oleh perusahaan untuk menentukan dan menganalisis biayanya.

Menurut Jesse T. Barfield, Cecily A. Raiborn, dan Michael R. Kinney, dalam buku “Akuntansi Biaya, Tradisi, dan Inovasi”, sistem manajemen biaya harus memperhitungkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Di satu sisi, tujuan jangka pendek adalah bahwa pendapatan lebih besar daripada biaya, yaitu untuk membuat penggunaan sumber daya secara efisien. Sementara itu, dalam jangka panjang, kelangsungan hidup perusahaan, menurut buku tersebut di atas, tergantung pada pembelian persediaan yang cukup (dan pemasok yang paling nyaman), penggunaan saluran distribusi yang paling tepat, antara lain. Dengan kata lain, dalam jangka panjang, manajemen biaya berkaitan dengan manajemen strategis.

Pada titik ini, kita juga harus ingat bahwa biaya produksi adalah biaya yang diperlukan untuk memproduksi barang atau memberikan layanan. Dengan demikian, bahan baku, tenaga kerja dan biaya tidak langsung disertakan.

Tujuan dari sistem biaya

Sasaran atau sasaran yang dikejar oleh sistem biaya, menurut Barfield, Raiborn, dan Kinney, adalah sebagai berikut:

  • Hitung biaya produk atau jasa seakurat mungkin.
  • Mengevaluasi siklus hidup produk atau layanan. Dengan demikian, dapat ditemukan, misalnya, apakah investasi yang signifikan dalam tahap pengembangan dan desain dapat terbayar nanti, dengan produk atau layanan dengan lebih sedikit kekurangan dalam kualitas.
  • Memahami proses dan aktivitas perusahaan, sehingga memahami alasan terjadinya biaya. Dengan cara ini, perbaikan dalam sistem produksi dapat diusulkan.
  • Identifikasi dan berikan informasi tentang pemicu biaya, yaitu proses atau aktivitas mana yang gagal, misalnya.
  • Mengukur kinerja sumber daya manusia organisasi, atau investasi tertentu. Misalnya, investasi di bidang teknologi dapat mengurangi biaya administrasi dari waktu ke waktu, sehingga bisa menjadi investasi yang menguntungkan.
  • Bertujuan pada pendekatan strategi organisasi.

Jenis sistem biaya

Jenis-jenis sistem biaya menurut cara produksinya adalah sebagai berikut:

  • Sistem biaya untuk pesanan produksi: Ketika perusahaan beroperasi sesuai dengan permintaan masing-masing klien, spesifikasinya berbeda dalam setiap kasus. Oleh karena itu, biaya tidak dapat digeneralisasikan dan harus dikelompokkan berdasarkan pesanan atau batch yang diproduksi.
  • Sistem biaya proses: Perusahaan memproduksi secara seri, dimana biaya rata-rata produk atau jasa dapat dihitung, juga mengakumulasikan biaya menurut departemen atau pusat biaya (unit bisnis yang menghasilkan biaya bagi perusahaan).

Demikian juga, kita dapat membedakan sistem biaya menurut perlakuan yang diberikan pada biaya tidak langsung:

  • Biaya per penyerapan: Biaya tetap dan biaya variabel adalah bagian dari biaya produk atau jasa.
  • Biaya langsung: Hanya biaya variabel yang dianggap sebagai biaya produk, sedangkan biaya tetap adalah bagian dari biaya produksi. Dalam pengertian ini, kita harus ingat bahwa perbedaan antara biaya dan beban adalah bahwa biaya berhubungan langsung dengan pendapatan perusahaan dan dianggap sebagai investasi, sedangkan biaya tidak.
  • Model biaya ABC: Ini adalah model yang mendistribusikan biaya berdasarkan aktivitas yang dilakukan di perusahaan. Ini, dalam kaitannya dengan penginduksi atau faktor yang berbeda, seperti durasi dan intensitas aktivitas.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *