Tabel masukan-keluaran

Tabel input-output adalah representasi sederhana dari produksi dan penggunaan barang dan jasa di suatu negara atau wilayah.

Tabel input-output adalah instrumen analisis ekonomi dan statistik yang membagi produksi menjadi kegunaannya yang berbeda-beda (baik sebagai input untuk sektor lain maupun sebagai konsumsi akhir).

Sesuai dengan namanya, data output mengacu pada data produksi, sedangkan input mengacu pada penggunaan input untuk menghasilkan barang atau jasa lain.

Asal dari tabel input-output

Tabel input-output dibuat oleh ekonom Amerika kelahiran Rusia, Wassily Leontief. Dia adalah orang yang mempresentasikannya pada tahun 1941 dalam karyanya “Struktur ekonomi Amerika.” Relevansinya sedemikian rupa sehingga pada tahun 1973 Leontief menerima Hadiah Nobel untuk penciptaan dan pengembangannya.

Tabel input-output telah diadopsi oleh banyak negara untuk pengembangan neraca nasional mereka dan analisis struktur produksi mereka.

Struktur tabel input-output

Selanjutnya, kami menyajikan contoh yang sangat sederhana dari tabel input-output dari tiga sektor produktif: pertanian, industri dan jasa.

Di baris kita melihat produksi masing-masing sektor. Di kolom, sementara itu, kita melihat pengguna produksi tersebut. Ini adalah: sektor produktif (yang menggunakan sebagai input produk yang mereka hasilkan dan yang dihasilkan oleh sektor lain) dan permintaan akhir, yang mewakili konsumsi keluarga.

Dalam contoh sederhana kita, kita dapat melihat di kotak terakhir di kanan atas tabel, bahwa total produksi pertanian adalah 370 juta euro.

Jika kita menelusuri garis, kita dapat melihat bahwa, dari produksi pertanian ini, 200 juta euro dibeli oleh individu dan keluarga (konsumsi akhir), 50 juta digunakan sebagai input oleh sektor jasa, 100 juta digunakan oleh sektor industri. dan 20 juta digunakan sebagai input oleh sektor pertanian yang sama.

Ini dapat mencerminkan, misalnya, bahwa sektor pertanian menggunakan benih untuk tanamannya, para industrialis membeli buah untuk membuat jus yang sudah jadi, dan jasa (seperti restoran) membeli sayuran untuk menu mereka. Sedangkan rumah tangga membeli buah dan sayur untuk konsumsi sehari-hari.

Jasa Industri Pertanian Permintaan akhir Total produksi
pertanian dua puluh 100 lima puluh 200 370
Industri lima puluh 200 80 100 430
Jasa 10 lima puluh 100 80 240

Seperti yang kita lihat, total produksi sesuai dengan pemanfaatan total.

Dengan informasi dari tabel input-output, matriks koefisien teknis dapat dibuat yang menunjukkan pentingnya setiap input dalam total produksi suatu sektor (ini mengungkapkan struktur biaya).

Menggunakan tabel input-output

Penggunaan tabel input-output beragam. Berikut adalah beberapa contoh penggunaannya:

  • Pelajari struktur produktif ekonomi dan perubahannya dari waktu ke waktu.
  • Jika koefisien yang kita amati dari struktur produktif tetap konstan dari waktu ke waktu, adalah mungkin untuk membuat perkiraan dampak perubahan input pada produksi dan konsumsi.
  • Membuat proyeksi pertumbuhan masa depan.
  • Perkirakan nilai tambah produksi dari berbagai sektor.

Was this helpful?

0 / 0

Leave a Reply 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *